Arya Flower
Facebook : Tanaman Hias Salatiga
Email : ari.complex@yahoo.co.id
YM : ari.complex
Phone & Whatsapp : 0813 1030 7553
BBM : 5B43F148
Arya Flower Menyediakan Rumput Gajah Mini & Rumput Jepang Untuk Kebutuhan Taman Anda.
Rumput Lamuran, Gajah liar untuk kebutuhan proyek.
Arya Flower merupakan kontraktor pohon besar, kami menyediakan dan menerima pesanan pohon hias, pohon penghijauan, pohon langka, pohon fosil.
Pohon Kamboja Fosil, Pohon Pule Besar, Pohon Body, Pohon Gayam, Pohon Flamboyan, Pohon Sepatu Dea, Pohon Baringtonia, Pohon Mojopahit, Pohon Kupu - Kupu, Aneka Palem, dll. Apapun kebutuhan tanaman anda, silahkan hubungi kami.
Kami juga melayani pembuatan taman, taman kolam, kolam ikan, kolam air mancur.
Arya Flower juga melayani proyek yang membutuhkan tanaman / pohon penghijauan.
01.07
Ari
 |
| Pohon Kamboja Besar |
Kamboja atau Plumeria acuminata pada awalnya tidak begitu populer
sebagai tanaman hias. Dulu pohon ini mulai digunakan sebagai elemen
pada penataan landskap, orang masih memandang sebelah mata. Maklum saja,
kamboja (berdaun putih) lebih akrab dikenal masyarakat sebagai pohon
yang sering menghiasi makam atau kuburan. Kesan angker lekat sekali dengan pohon
cantik ini. Dulu, alasan pohon kamboja banyak ditanam di pekuburan
Belanda karena bisa mengusir rayap yang sering menggerogoti peti mati.
Kamboja atau semboja
merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria.
Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal, namun
pohon ini bisa bertahan lama hingga batangnya menjadi besar dan
membentuk sebuah seni yang penuh artsistik dan nyentrik. Bunganya
yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah
keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai
mahkota bunga oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib.
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk
menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis.
Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon
yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura
serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan
setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja
ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat.
Kamboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang.
Pohon Kamboja
yang telah berumur, batangnya bisa berbentuk aneh, lekuk-lekuknya yang
khas dan alami membuat pohon ini makin indah, kesan artistik dan
nyentrik lekat pada pohon yang sudah besar. Bagi sebagian orang terutama
di kalangan elit, pohon ini mencerminkan sebuah kemewahan dan sebuah
gaya hidup. Bahkan ada sebagian orang yang menganggap bahwa pohon ini
membawa keberuntungan bagi yang menanamnya di pekarangan rumah. Sehingga
sekarang makin banyak yang menanam pohon kamboja di pekarangan rumah,
hotel, sekolah, dll. Selain Pohon Kamboja, pohon yang juga populer
adalah Pohon Sawit, Pohon Pule, Soka India, Pohon Ketapang dan aneka palem.
Bagi anda yang mengerti tentang nilai dari sebuah pohon kamboja, silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi.
01.05
Ari
 |
| Pohon Kamboja Besar |
Kamboja atau Plumeria acuminata pada awalnya tidak begitu populer
sebagai tanaman hias. Dulu pohon ini mulai digunakan sebagai elemen
pada penataan landskap, orang masih memandang sebelah mata. Maklum saja,
kamboja (berdaun putih) lebih akrab dikenal masyarakat sebagai pohon
yang sering menghiasi makam atau kuburan. Kesan angker lekat sekali dengan pohon
cantik ini. Dulu, alasan pohon kamboja banyak ditanam di pekuburan
Belanda karena bisa mengusir rayap yang sering menggerogoti peti mati.
Kamboja atau semboja
merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria.
Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal, namun
pohon ini bisa bertahan lama hingga batangnya menjadi besar dan
membentuk sebuah seni yang penuh artsistik dan nyentrik. Bunganya
yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah
keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai
mahkota bunga oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib.
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk
menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis.
Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon
yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura
serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan
setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja
ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat.
Kamboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang.
Pohon Kamboja
yang telah berumur, batangnya bisa berbentuk aneh, lekuk-lekuknya yang
khas dan alami membuat pohon ini makin indah, kesan artistik dan
nyentrik lekat pada pohon yang sudah besar. Bagi sebagian orang terutama
di kalangan elit, pohon ini mencerminkan sebuah kemewahan dan sebuah
gaya hidup. Bahkan ada sebagian orang yang menganggap bahwa pohon ini
membawa keberuntungan bagi yang menanamnya di pekarangan rumah. Sehingga
sekarang makin banyak yang menanam pohon kamboja di pekarangan rumah,
hotel, sekolah, dll. Selain Pohon Kamboja, pohon yang juga populer
adalah Pohon Sawit, Pohon Pule, Soka India, Pohon Ketapang dan aneka palem.
Bagi anda yang mengerti tentang nilai dari sebuah pohon kamboja, silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi.
01.04
Ari
 |
| Pohon Kamboja Besar |
Kamboja atau Plumeria acuminata pada awalnya tidak begitu populer
sebagai tanaman hias. Dulu pohon ini mulai digunakan sebagai elemen
pada penataan landskap, orang masih memandang sebelah mata. Maklum saja,
kamboja (berdaun putih) lebih akrab dikenal masyarakat sebagai pohon
yang sering menghiasi makam atau kuburan. Kesan angker lekat sekali dengan pohon
cantik ini. Dulu, alasan pohon kamboja banyak ditanam di pekuburan
Belanda karena bisa mengusir rayap yang sering menggerogoti peti mati.
Kamboja atau semboja
merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria.
Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal, namun
pohon ini bisa bertahan lama hingga batangnya menjadi besar dan
membentuk sebuah seni yang penuh artsistik dan nyentrik. Bunganya
yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah
keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai
mahkota bunga oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib.
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk
menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis.
Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon
yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura
serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan
setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja
ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat.
Kamboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang.
Pohon Kamboja
yang telah berumur, batangnya bisa berbentuk aneh, lekuk-lekuknya yang
khas dan alami membuat pohon ini makin indah, kesan artistik dan
nyentrik lekat pada pohon yang sudah besar. Bagi sebagian orang terutama
di kalangan elit, pohon ini mencerminkan sebuah kemewahan dan sebuah
gaya hidup. Bahkan ada sebagian orang yang menganggap bahwa pohon ini
membawa keberuntungan bagi yang menanamnya di pekarangan rumah. Sehingga
sekarang makin banyak yang menanam pohon kamboja di pekarangan rumah,
hotel, sekolah, dll. Selain Pohon Kamboja, pohon yang juga populer
adalah Pohon Sawit, Pohon Pule, Soka India, Pohon Ketapang dan aneka palem.
Bagi anda yang mengerti tentang nilai dari sebuah pohon kamboja, silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi.
01.02
Ari
 |
| Pohon Kamboja Besar |
Kamboja atau Plumeria acuminata pada awalnya tidak begitu populer
sebagai tanaman hias. Dulu pohon ini mulai digunakan sebagai elemen
pada penataan landskap, orang masih memandang sebelah mata. Maklum saja,
kamboja (berdaun putih) lebih akrab dikenal masyarakat sebagai pohon
yang sering menghiasi makam atau kuburan. Kesan angker lekat sekali dengan pohon
cantik ini. Dulu, alasan pohon kamboja banyak ditanam di pekuburan
Belanda karena bisa mengusir rayap yang sering menggerogoti peti mati.
Kamboja atau semboja merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria.
Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal, namun pohon ini bisa bertahan lama hingga batangnya menjadi besar dan membentuk sebuah seni yang penuh artsistik dan nyentrik. Bunganya
yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah
keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai
mahkota bunga oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib.
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk
menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis.
Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon
yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura
serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan
setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja
ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat.
Kamboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang.
Pohon Kamboja yang telah berumur, batangnya bisa berbentuk aneh, lekuk-lekuknya yang khas dan alami membuat pohon ini makin indah, kesan artistik dan nyentrik lekat pada pohon yang sudah besar. Bagi sebagian orang terutama di kalangan elit, pohon ini mencerminkan sebuah kemewahan dan sebuah gaya hidup. Bahkan ada sebagian orang yang menganggap bahwa pohon ini membawa keberuntungan bagi yang menanamnya di pekarangan rumah. Sehingga sekarang makin banyak yang menanam pohon kamboja di pekarangan rumah, hotel, sekolah, dll. Selain Pohon Kamboja, pohon yang juga populer adalah Pohon Sawit, Pohon Pule, Soka India, Pohon Ketapang dan aneka palem.
Bagi anda yang mengerti tentang nilai dari sebuah pohon kamboja, silahkan hubungi kami untuk mendapatkan informasi.